Epifit adalah organisme yang menempel pada permukaan tumbuhan seperti pada daun lamun. Keberadaan epifit pada daun lamun dalam kondisi yang berlebih dapat mengakibatkan penurunan produktivitas pada lamun. Terdapat dua jenis lamun yang memiliki tingkat kehadiran yang cukup tinggi di perairan yaitu Enhalus acoroides dan Thalassia hemprichii. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi jenis epifit yang menempel dan menghitung kelimpahan epifit pada lamun Enhalus acoroides dan Thalassia hemprichii di Pesisir Timur Pulau Bintan. Terdapat 3 stasiun pengamatan, yaitu meliputi: Teluk Bakau. Malang Rapat, dan Berakit. Penentuan lokasi pengamatan berdasarkan Purposive Sampling. Metode sampling menggunakan transek kuadrat 50x50 cm dan diletakkan pada titik 0 m, 50 m, dan 100 m pada line transek yang tegak lurus dengan garis pantai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi epifit pada lamun Enhalus acoroides dan Thalassia hemprichii terdiri dari 5 kelas yaitu Bacillariophyceae, Cyanophyceae, Dinophyceae, Chlorophyceae, dan Conjugatophyceae. Kelimpahan epifit pada lamun Enhalus acoroides pada ketiga lokasi penelitian berkisar 4912,74 – 7517,25 ind/cm2. Kelimpahan epifit pada lamun Thalassia hemprichii di ketiga lokasi penelitian berkisar 6128,29 – 7600,37 ind/cm2. Berdasarkan hasil analisis komponen utama menunjukkan bahwa kelimpahan epifit memiliki keterkaitan dengan nirat dan fosfat.
Copyrights © 2026