Perairan Kota Langsa merupakan sistem pesisir tropis yang dipengaruhi masukan daratan, dinamika estuarin, dan konektivitas dengan Selat Malaka, sehingga distribusi klorofil-a berpotensi membentuk gradien yang jelas dari pesisir ke lepas pantai. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pola spasial–temporal klorofil-a di perairan Kota Langsa selama 2025 dengan menekankan gradien pesisir–lepas pantai dan perbedaan antar musim. Data diperoleh dari produk Level-2 Sentinel-3 OLCI berbasis jaringan saraf tiruan (CHL_NN) dan dianalisis melalui komposit median bulanan dengan ambang minimal lima hari observasi valid per piksel. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji Kruskal–Wallis untuk menguji perbedaan keseluruhan antar kelompok, dilanjutkan dengan uji Dunn untuk mengidentifikasi pasangan kelompok yang berbeda signifikan. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi klorofil-a membentuk gradien yang jelas, dengan nilai tertinggi pada zona 0–5 km dan menurun bertahap hingga zona 15–20 km. Zona pesisir relatif lebih stabil dibanding zona transisi dan lepas pantai. Perbedaan antar musim tidak menunjukkan pola yang kuat. Temuan ini menegaskan bahwa distribusi klorofil-a di Langsa lebih ditentukan oleh gradien spasial pesisir–lepas pantai daripada oleh pembagian musim, serta memperkuat penggunaan zonasi jarak dan kontrol representativitas temporal sebagai kerangka analisis produktivitas primer pesisir tropis berbasis satelit.
Copyrights © 2026