Penelitian bertujuan menganalisis komunitas plankton berdasarkan komposisi jenis, kelimpahan, dan indeks ekologi serta hubungannya dengan parameter kualitas air guna menilai status ekologis perairan Lapangan Senoro. Pengambilan sampel dilakukan pada Bulan Februari hingga April 2024 di tiga lokasi yang merepresentasikan lokasi pembuangan limbah aktivitas perusahaan dengan kategori berbeda yaitu limbah industri berbasis minyak, limbah domestik organik, dan limbah anorganik. Sampel plankton di koleksi dengan penyaringan 100 liter air laut menggunakan plankton net mesh size 25 µm, kemudian diidentifikasi di laboratorium dan dianalisis indeks ekologinya. Parameter kualitas air diukur secara in situ dan dianalisis untuk melihat keterkaitannya dengan struktur komunitas. Hasil penelitian menunjukkan keberadaan lima kelas fitoplankton dan 7 kelas zooplankton. Jumlah spesies terbanyak untuk kelompok fitoplankton adalah kelas Bacillariophyceae (9 spesies), sementara jumlah zooplankton terbanyak berasal dari kelas Copepoda (4 spesies). Kelimpahan tertinggi diperoleh pada spesies Leptocylindricus sp. (kelas Bacillariophyceae) dan Temora sp. (kelas Copepoda). Temuan ini mengindikasikan kelas Bacillariophyceae dan Copepoda berperan sangat penting pada perairan lokasi penelitian dan merupakan komponen kunci yang sensitif terhadap perubahan kualitas perairan. Nilai indeks ekologi menunjukkan keanekaragaman plankton dalam rentang penilaian sedang, mencerminkan kondisi lingkungan perairan tidak sedang mengalami tekanan ekologi yang besar. Komunitas plankton yang seimbang dan tidak didominasi satu spesies mengindikasikan kualitas perairan masih berada dalam kondisi yang belum mengalami gangguan signifikan akibat aktivitas pembuangan limbah.
Copyrights © 2026