BULETIN OSEANOGRAFI MARINA
Vol 15, No 2 (2026): Buletin Oseanografi Marina

Efektivitas Penempelan Telur pada Substrat yang Berbeda dan Survival Rate Juvenil Cumi-cumi

Sudirman Adibrata (Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian Perikanan dan Kelautan, Universitas Bangka Belitung)
Eka Sari (Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung)
Muhammad Rizza Muftiadi (Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian Perikanan dan Kelautan, Universitas Bangka Belitung)
Umam Komarullah (Yayasan Serumpun Karang Konservasi)



Article Info

Publish Date
24 Jun 2026

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan substrat buatan dalam meningkatkan jumlah telur cumi yang menempel dan menganalisis tingkat kelulushidupan juvenil cumi. Penelitian dilaksanakan dari bulan September hingga Desember 2025 dengan lokasi pengambilan telur cumi di perairan Pantai Tuing dan penetasannya dilakukan di akuarium di Desa Balunijuk, Kabupaten Bangka. Metode yang digunakan yaitu dengan rancangan percobaan analysis of variance pada 4 substrat yang berbeda yaitu (P0) substrat alami, (P1) atraktor cumi dengan pipa paralon 1”, (P2) atraktor cumi dengan besi cor 6 mm, (P3) tali tambang dan jaring bekas. Hasil menunjukkan bahwa preferensi substrat yang berbeda mempengaruhi jumlah penempelan telur cumi dan survival rate dari juvenil cumi. Tali tambang dan jaring bekas (TTJ = P3) sebagai substrat yang paling optimal dan berbeda sangat nyata (BSN) dibanding substrat lainnya, ditandai dengan banyaknya jumlah gerombol telur cumi pada seluruh periode pengamatan. Karakteristik TTJ yang berserat, berongga, dan fleksibel tampaknya meningkatkan ketertarikan induk cumi untuk bertelur yang mirip dengan habitat alami. Tingkat kelulushidupan juvenil (survival rate) cumi di akuarium dengan rata-rata 39% yang menetas secara bertahap. Keberhasilan penetasan sangat dipengaruhi oleh kondisi telur saat dikumpulkan dari alam. Parameter kualitas air berada dalam kisaran layak bagi perkembangan embrio kecuali kecepatan arus air yang lemah menjadi faktor pembatas sehingga manajemen kualitas air harus diperhatikan. Substrat buatan dan tingkat kelulushidupan juvenil memberikan dasar penting untuk merancang strategi konservasi cumi melalui restocking dan perlindungan habitat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

buloma

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences

Description

Buletin Oseanografi Marina (BULOMA) adalah jurnal yang menginformasikan hasil penelitian dan telaah pustaka tentang aspek Oseanografi, Ilmu Kelautan, Biologi Laut, Geologi Laut, Dinamika Laut dan Samudera, Estuari, Kajian Enerji Alternatif, Mitigasi Bencana, Sumberdaya Alam Pesisir, Laut dan ...