Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model pendampingan bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) mebel di Kabupaten Tuban berbasis ekonomi kreatif guna meningkatkan akses pasar global. Industri mebel merupakan bagian dari subsektor kriya yang memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Namun demikian, sebagian besar pelaku IKM mebel masih menghadapi berbagai kendala dalam inovasi desain produk, efisiensi produksi, serta strategi pemasaran internasional. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif menggunakan metode Action Research yang dilakukan melalui tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pendampingan yang efektif terdiri dari tiga komponen utama, yaitu inovasi desain produk, peningkatan efisiensi produksi, serta strategi promosi global melalui partisipasi dalam pameran furnitur internasional seperti Jogja International Furniture and Craft Fair Indonesia (JIFFINA) 2026. Model pendampingan ini mampu meningkatkan kualitas produk, efisiensi distribusi melalui sistem knockdown furniture dan compact packaging, serta memperluas peluang akses pasar global bagi pelaku IKM mebel di Kabupaten Tuban.
Copyrights © 2026