Remaja menghadapi risiko tinggi masalah kesehatan seksual dan reproduksi (KSR) karena keterbatasan informasi, akses layanan yang terbatas, dan norma sosial budaya yang membatasi. Tujuan tinjauan ini adalah untuk mengidentifikasi intervensi KSR berbasis komunitas untuk remaja yang dievaluasi dalam uji coba terkontrol acak (RCT) selama lima tahun terakhir dan untuk menyintesis komponen efektifnya guna memberikan kerangka kerja awal untuk Model Pelayanan Reproduksi Remaja Berbasis Komunitas “KOPERRA”. Metode penulisan ini adalah tinjauan sistematis yang mengikuti pedoman PRISMA, dilakukan di PubMed dan Scopus, menggunakan artikel RCT yang melibatkan remaja berusia 10–24 tahun dan intervensi KSR berbasis komunitas. Kualitas metodologis dinilai menggunakan daftar periksa Critical Appraisal Skills Programme (CASP), dan temuan disintesis secara naratif dan tematik. Delapan RCT dari Afrika Timur dan Selatan serta Amerika Serikat memenuhi kriteria inklusi. Strategi efektif mencakup layanan kesehatan reproduksi dan seksual yang ramah remaja, pendidikan dan pendampingan sebaya, penjangkauan komunitas dengan insentif sederhana, integrasi teknologi digital, serta skrining dan pengelolaan IMS/HIV berbasis komunitas. Pendekatan ini meningkatkan penggunaan layanan, pengetahuan SRH, sikap, efikasi diri, dan kesadaran status HIV, meskipun dampaknya terhadap prevalensi IMS/HIV masih belum meyakinkan.
Copyrights © 2026