Penelitian ini berfokus pada penguasaan bunyi pada anak tunarungu, khususnya bunyi bilabial. Oleh sebab itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk menyelidiki penguasaan bunyi bilabial oleh siswa kelas 1A dan 1B penyandang tunarungu di SLB PRI Kota Pekalongan. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggunakan data tuturan informan yang mengandung bunyi bilabial. Informan yang dijadikan sumber data adalah lima siswa yang duduk di kelas 1A dan 1B penyandang tunarungu di SLB PRI Kota Pekalongan. Metode penyediaan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak libat cakap dengan teknik pancing, rekam, dan catat. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan metode padan fonetis artikulatoris. Hasil temuan dari penelitian ini adalah bunyi bilabial yang berdistribusi di awal kata lebih dapat direalisasikan sebagai bunyi bilabial murni. Selain itu, ditemukan pula pelesapan dan perubahan bunyi, ataupun penyisipan bunyi bunyi bilabial lainnya. Perubahan yang ditemukan adalah perubahan bunyi bilabial menjadi bunyi bilabial lainnya, laringal, palatal, lateral, velar, semivokal bilabial, apiko-interdental, apiko-alveolar, dan gugus konsonan.Kata kunci: penguasaan bunyi, bilabial, tunarungu
Copyrights © 2023