Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keaktifan mengikuti program pemberdayaan, kemampuan berkomunikasi di media sosial, terhadap tingkat membangun citra brand skincare Avoskin pada influencer RUBI Community. Penelitian ini menggunakan teori konstruktivisme oleh Vygotsky dan Piaget, serta teori citra oleh Frank Jeffkins. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan metode survey dengan jenis penelitian eksplanatori (explanatory research). Pengumpulan data menggunakan kuisioner yang disebarkan secara online. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota RUBI Community sebanyak 1.918, dengan jumlah sampel sebanyak 96 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 96 orang, diambil dengan batas standart error ± 5%, interval kepercayaan 95%, reliabilitas ± 5% yang terbatas dengan tingkat heterogenitas tertinggi (p : q = 0,5 : 0,5). Teknik uji analisis data yang dilakukan menggunakan tabulasi data dan statistik korelasi uji yang dibantu dengan program Statistical Package for the Social Science for Windows atau SPSS for Windows versi 26.0. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan keaktifan mengikuti program pemberdayaan terhadap tingkat membangun citra brand skincare tidak bersifat murni dan melalui kemampuan berkomunikasi di media sosial sebagai faktor uji variabel intervening. Keaktifan mengikuti program pemberdayan, kemampuan berkomunikasi di media sosial, dan tingkat membangun citra brand skincare Avoskin di dalam populasi memiliki hubungan secara bersama-sama. Hasil ini menunjukkan bahwa penelitian ini sesuai dengan teori konstruktivisme oleh Vygotsky dan Piaget, serta teori citra oleh Frank Jeffkins. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa keaktifan mengikuti program pemberdayaan, berhubungan dengan tingkat membangun citra brand skincare melalui adanya kemampuan berkomunikasi di media sosial.
Copyrights © 2024