Pertumbuhan penduduk yang pesat dan pembangunan infrastruktur yang cepat mengakibatkan perubahan tata guna lahan seperti lahan terbuka yang beralih fungsi menjadi menjadi daerah pemukiman dan daerah industri. Dampak dari perubahan tata guna lahan adalah menurunnya air yang meresap kedalam tanah dan meningkatkan aliran permukaan. Upaya untuk mengatasi kekurangan lahan resapan yaitu dengan pembuatan sumur resapan. Penelitian ini menganalisis debit rembesan menggunakan aplikasi GeoStudio model SEEP/W. Hasil yang didapat akan dibandingkan dengan perhitungan konvensional menggunakan teori Darcy. Pemodelan sumur resapan dilakukan pada tanah pasir berlanau dengan 7 variasi diameter. Interpretasi hasil analisis disajikan kedalam grafik hubungan antara diameter (m) dan debit rembesan (m3/s). Perbandingan nilai debit rembesan pada analisis perhitungan konvensional memiliki selisih yang sedikit dengan analisis software GeoStudio. Nilai debit rembesan dengan perhitungan konvensional dan analisis software Geostudio pada tanah pasir berlanau memiliki selisih sebesar 0,0034 % pada setiap variasi. Hal ini menunjukan hasil analisis software Geostudio memiliki nilai yang hampir sama dengan hasil analisis perhitungan konvensional teori darcy.
Copyrights © 2023