Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen. Percobaan ini menggunakan baterai lithium-ion. Pengujian dilakukan sebanyak 3 kali dengan waktu 25 menit dengan interval pengambilan data setiap 5 menit. Pengujian dilakukan dengan pembakaran dalam double meso vortex combustor. Kemudian nyala api distabilkan dengan mass flow meter. Suhu sisi panas dan sisi dingin TEG diukur menggunakan termokopel untuk menghasilkan perbedaan suhu (∆T) antara kedua sisi, output yang dihasilkan berupa tegangan (Volt) dan arus (Ampere), kemudian dihubungkan dengan rangkaian sistem pengisian baterai. Pengukuran dilakukan dengan mengukur output TEG, output buck converter, dan tegangan serta arus input pada baterai menggunakan multimeter. Variasi 1 sel baterai memiliki efisiensi total terbaik dibandingkan dengan konsentrasi lainnya dengan nilai rata-rata sebesar 41%, sedangkan untuk efisiensi buck converter tertinggi sebesar 47%. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah sel baterai mempengaruhi efisiensi kinerja sistem pengisian baterai menggunakan buck converter LM2596 pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikro.
Copyrights © 2025