Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Thin Capitalization dan Transfer Pricing dan Capital Intensity terhadap Tax Avoidance. Data yang digunakan dari penelitian ini adalah data sekunder. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan sektor energy yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020 - 2024. Setelah melewati karakteristik, jumlah sampel yang digunakan adalah 14 perusahaan dan jumlah laporan keuangan yang dijadikan sampel pada penelitian ini berjumlah 70 data laporan keuangan. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan menggunakan Panel Data Regression pada software Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Thin Capitalization berpengaruh terhadap Tax Avoidance, sedangkan Transfer Pricing tidak pengaruh terhadap Tax Avoidance dan demikian juga Capital Intensity tidak berpengaruh terhadap Tax Avoidance. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap Tax Avoidance
Copyrights © 2026