Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi penilaian kelas dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Ibtidaiyah (MI), dengan fokus pada makna yang diberikan guru terhadap praktik penilaian, proses sosial yang terjadi di kelas, serta kontribusinya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Kajian ini menyoroti pengalaman dan persepsi guru, bentuk praktik penilaian yang diterapkan, serta pengaruhnya terhadap motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain eksploratif berbasis grounded theory. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima guru PAI yang dipilih secara purposif. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, open coding, axial coding, dan selective coding. Untuk memperkuat hasil, data dianalisis menggunakan program R melalui analisis frekuensi, visualisasi distribusi kategori dan tema, wordcloud, serta network analysis untuk memetakan hubungan antar konsep secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian PAI mengalami transformasi dari pendekatan berbasis hasil menuju penilaian autentik berbasis proses. Guru memaknai penilaian sebagai alat pedagogis yang meningkatkan motivasi, sikap, dan partisipasi siswa. Namun, implementasi masih menghadapi kendala struktural dan keterbatasan instrumen. Dalam kondisi tersebut, guru melakukan adaptasi melalui fleksibilitas dan kolaborasi, sehingga penilaian tetap berjalan efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Copyrights © 2026