Rendahnya minat belajar Bahasa Indonesia pada siswa sekolah dasar masih menjadi persoalan yang berdampak pada keterlibatan dan hasil belajar. Kondisi ini menunjukkan adanya kebutuhan akan strategi pembelajaran yang lebih menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan media pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas V sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu melalui pola pretest-posttest. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket minat belajar yang telah melalui uji kelayakan, serta didukung oleh observasi selama proses pembelajaran. Subjek penelitian terdiri atas dua kelompok, yaitu kelompok yang mendapatkan pembelajaran berbasis media dan kelompok yang menggunakan pendekatan konvensional. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial untuk melihat perbedaan perubahan minat belajar antar kelompok. Temuan penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar dengan bantuan media pembelajaran mengalami peningkatan minat yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Peningkatan tersebut terlihat pada aspek perhatian, ketertarikan, dan partisipasi aktif selama pembelajaran berlangsung. Hasil ini mengindikasikan bahwa media pembelajaran berperan penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Dengan demikian, penggunaan media pembelajaran dapat dijadikan sebagai alternatif strategi untuk meningkatkan minat belajar Bahasa Indonesia di sekolah dasar
Copyrights © 2026