Pendidikan vokasi di Indonesia menghadapi tantangan besar berupa kesenjangan kompetensi antara lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan kebutuhan nyata di dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi implementasi dan efektivitas model pembelajaran Teaching Factory (TEFA) dalam meningkatkan kualitas serta kesiapan kerja siswa SMK di bidang Industri. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur terhadap 30 jurnal ilmiah nasional dan internasional terkait pengembangan TEFA. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberhasilan TEFA sangat bergantung pada integrasi kurikulum sekolah dengan standar industri, penggunaan Standard Operating Procedure (SOP) dunia kerja di lingkungan sekolah, serta penguatan kemitraan strategis dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Temuan penelitian mengungkapkan bahwa implementasi TEFA tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis (hard skills), tetapi juga secara signifikan membentuk karakter dan etika kerja siswa. Sebagai kesimpulan, manajemen TEFA yang sistematis mulai dari perencanaan yang selaras dengan industri hingga pengawasan kualitas produk/jasa menjadi kunci utama dalam menghasilkan lulusan SMK yang kompetitif dan adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja global.
Copyrights © 2026