Penelitian ini bertujuan untuk mengkritisi paradigma konvensional corporate governance yang didominasi oleh teori agensi, serta menganalisis bagaimana praktik tata kelola yang lebih etis dan berkelanjutan dapat diwujudkan melalui studi kasus PT Paragon Technology and Innovation. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap laporan tahunan, laporan keberlanjutan, profil perusahaan, serta literatur terkait teori agensi, stakeholder theory, etika bisnis, dan konsep common good. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis tematik yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma corporate governance berbasis teori agensi memiliki keterbatasan karena terlalu menekankan kepentingan pemegang saham dan mekanisme kontrol. Sebaliknya, praktik tata kelola yang diterapkan oleh PT Paragon Technology and Innovation menunjukkan pendekatan yang lebih humanistik melalui penerapan nilai etika, kepemimpinan berbasis nilai, tanggung jawab sosial perusahaan, serta komitmen terhadap keberlanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa telah terjadi pergeseran paradigma corporate governance dari pendekatan yang berorientasi shareholder menuju pendekatan yang lebih inklusif, etis, dan berkelanjutan berbasis stakeholder dan prinsip ESG.
Copyrights © 2026