Penelitian ini bertujuan menganalisis proses verifikasi data kepegawaian pada Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur melalui aplikasi SIAP ASN di BKPSDM Kabupaten Jombang. Transformasi digital dalam administrasi pemerintahan mendorong penerapan sistem berbasis elektronik guna meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pelayanan publik. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta keterlibatan langsung selama kegiatan pengabdian masyarakat selama tiga puluh hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi SIAP ASN mampu mendukung pengelolaan data kepegawaian yang lebih sistematis, terintegrasi, dan terdokumentasi dibandingkan prosedur manual sebelumnya. Proses verifikasi dilakukan dengan mencocokkan data diklat ASN dengan dokumen pendukung elektronik atau e-file yang diunggah ke dalam sistem. Namun, implementasi sistem masih menghadapi berbagai kendala, seperti ketidaklengkapan dokumen, ketidaksesuaian input data dengan sertifikat, keterbatasan jumlah verifikator, gangguan jaringan internet, serta ancaman keamanan siber akibat peretasan sistem. Hambatan tersebut menyebabkan keterlambatan validasi data dan memengaruhi ketepatan pelayanan administrasi kepegawaian. Berdasarkan teori e-government Richardus Eko Indrajit, penerapan SIAP ASN telah memenuhi aspek support, capacity, dan value, meskipun masih diperlukan peningkatan keamanan sistem, penambahan sumber daya manusia, pelatihan berkelanjutan, serta penguatan infrastruktur teknologi agar proses verifikasi data ASN dapat berjalan lebih cepat, akurat, aman, dan akuntabel. Penelitian ini juga menunjukkan pentingnya koordinasi antarorganisasi perangkat daerah dalam mendukung sinkronisasi data kepegawaian melalui SIASN sehingga pengelolaan riwayat pendidikan dan pelatihan ASN dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan, pengembangan kompetensi, promosi, mutasi, dan perencanaan pelayanan.
Copyrights © 2026