Pengambilan keputusan merupakan elemen fundamental dalam kepemimpinan lembaga pendidikan yang menentukan arah kebijakan, kualitas layanan akademik, dan keberlanjutan institusi. Di era kontemporer yang ditandai oleh transformasi digital, Artificial Intelligence (AI), dan big data, paradigma pengambilan keputusan mengalami pergeseran yang mendasar. Artikel review ini mengkaji makna pengambilan keputusan pendidikan berdasarkan literatur periode 2021–2025 melalui pendekatan narrative review dengan elemen systematic literature review. Kajian menganalisis tiga perspektif utama: (1) filosofis-situasional melalui kerangka kepemimpinan fleksibel dan adaptif; (2) teologis-metodologis dalam bingkai Manajemen Pendidikan Islam (MPI) yang memadukan prinsip syura, amanah, dan kemaslahatan dengan siklus PDCA; serta (3) sosiologis-teknologis yang mengeksplorasi Data-Driven Decision Making (DDDM) dan etika AI dalam tata kelola pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengambilan keputusan yang efektif bersifat kolaboratif, berbasis bukti, etis, dan adaptif. Dalam perspektif MPI, integrasi prinsip syura, amanah, dan mashlahah al-ammah dengan manajemen modern menghasilkan keputusan yang tidak hanya efektif secara organisasional, tetapi juga bermartabat secara moral dan spiritual. Temuan ini menegaskan perlunya model pengambilan keputusan hibrid yang menyeimbangkan teknologi dengan nilai kemanusiaan dan keislaman.
Copyrights © 2026