Perkembangan teknologi digital telah memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat, termasuk dalam pembentukan karakter kewarganegaraan. Kemudahan akses informasi dan penggunaan media digital tidak hanya memberikan manfaat, tetapi juga menghadirkan berbagai tantangan seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, cyberbullying, intoleransi, dan menurunnya etika dalam berinteraksi di ruang digital. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar pembentukan karakter warga negara yang mampu menghadapi perkembangan teknologi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pembentukan karakter kewarganegaraan di era digital serta mengidentifikasi berbagai tantangan dan upaya penguatannya. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur berupa artikel jurnal, buku ilmiah, dan dokumen resmi yang relevan dengan tema penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial memiliki peran penting dalam membentuk karakter kewarganegaraan yang religius, humanis, nasionalis, demokratis, dan bertanggung jawab. Implementasi nilai-nilai tersebut dapat dilakukan melalui pendidikan karakter, pendidikan kewarganegaraan, serta penguatan literasi digital. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah dalam menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila guna membentuk warga negara yang mampu menghadapi tantangan era digital tanpa kehilangan identitas dan jati diri bangsa.
Copyrights © 2026