Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas penggunaan Dana Kelurahan di Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas tersebut, serta mendeskripsikan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program Dana Kelurahan. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah belum meratanya realisasi Dana Kelurahan di seluruh kelurahan, tidak terealisasinya sebagian program yang telah direncanakan, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan dan pengawasan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sumber data primer berupa wawancara dan observasi lapangan, serta data sekunder berupa laporan realisasi Dana Kelurahan tahun 2023 hingga 2025. Analisis data dilakukan menggunakan rasio efektivitas, uji koefisien determinasi, uji F, dan uji t terhadap variabel partisipasi masyarakat, kompetensi aparatur kelurahan, transparansi dan akuntabilitas, perencanaan dan pengawasan, serta kendala pelaksanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2024 sebesar 60% kelurahan berada pada kategori efektif, meningkat menjadi 75% pada tahun 2025. Nilai R Square sebesar 0,720 menunjukkan bahwa seluruh variabel independen secara bersama-sama mampu menjelaskan 72% variasi efektivitas penggunaan Dana Kelurahan. Uji F menghasilkan nilai 18,654 dengan signifikansi 0,000, dan partisipasi masyarakat merupakan variabel paling dominan. Disarankan agar pemerintah kelurahan meningkatkan transparansi, memperkuat partisipasi masyarakat, serta mengoptimalkan pengawasan dan evaluasi program.
Copyrights © 2026