Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika implementasi paradigma baru Pendidikan Pancasila di SDN 060926 Medan dalam konteks Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur (library research), yaitu mengkaji berbagai sumber ilmiah relevan yang mencakup jurnal penelitian, buku akademik, regulasi pemerintah, dan dokumen kebijakan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi paradigma baru Pendidikan Pancasila di SDN 060926 Medan masih menghadapi berbagai problematika signifikan, meliputi: dominasi metode ceramah dan hafalan yang belum bergeser menuju pembelajaran kontekstual dan berbasis nilai; rendahnya partisipasi aktif peserta didik dalam proses internalisasi nilai-nilai Pancasila; keterbatasan kompetensi pedagogik guru dalam menerapkan pendekatan pembelajaran yang inovatif sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka; serta minimnya ketersediaan perangkat ajar yang mendukung paradigma baru. Problematika tersebut berdampak pada belum optimalnya pembentukan karakter dan internalisasi nilai-nilai Pancasila pada peserta didik kelas rendah. Solusi yang dapat diterapkan meliputi penguatan kompetensi guru melalui pelatihan berbasis praktik, penerapan model pembelajaran aktif dan kontekstual, serta pemanfaatan Profil Pelajar Pancasila sebagai kerangka pengembangan karakter. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan transformasi menyeluruh dalam praktik pembelajaran Pendidikan Pancasila agar selaras dengan spirit paradigma baru Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2026