Latar Belakang: Kesiapsiagaan bencana merupakan kompetensi penting bagi mahasiswa kesehatan di negara rawan bencana seperti Indonesia. Media edukasi yang efektif dan mendukung pembelajaran interprofesional diperlukan. Podcast menjadi alternatif inovatif yang dapat diintegrasikan dengan pendekatan IPE-CP. Tujuan: Menganalisis perbedaan pengetahuan dan sikap terkait pencegahan bencana antara kelompok yang menerima edukasi melalui podcast dan buku panduan. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental. Kelompok eksperimen (Padang) menerima intervensi podcast, sedangkan kelompok kontrol (Bandung) menggunakan buku PKKB. Sampel terdiri dari 200 responden (eksperimen) dan 100 responden (kontrol). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tervalidasi dan dianalisis dengan uji Mann–Whitney. Hasil: Rata-rata pengetahuan kelompok podcast lebih tinggi (14,32) dibandingkan kelompok buku (12,65) (p<0,05). Tidak terdapat perbedaan signifikan pada skor sikap antara kelompok podcast (66,78) dan buku (66,25) (p>0,05). Kesimpulan: Podcast efektif meningkatkan pengetahuan, namun tidak pada sikap. Edukasi berbasis podcast dengan pendekatan IPE-CP lebih efektif dibandingkan buku dalam meningkatkan pengetahuan kesiapsiagaan bencana.
Copyrights © 2026