Latar Belakang: Teh serbuk kulit manggis merupakan salah satu minuman alami yang memiliki rasa dan aromanya yang unik, juga mengandung senyawa xanthone dan kaya akan antioksidan yang mampu mengendalikan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe II. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi serbuk kulit manggis terhadap sifat organoleptik dan aktivitas antioksidan teh hijau. Metode: Desain eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial, terdiri atas tiga perlakuan, yaitu A (kulit manggis:teh hijau 50%:50%), B (60%:40%), dan C (70%:30%), masing-masing dengan tiga ulangan. Parameter uji meliputi daya terima (warna, rasa, dan aroma) melalui uji hedonik oleh 30 panelis terlatih di Laboratorium Pangan Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh, serta uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-picryhydrazil) di Laboratorium Instrumen dan Penelitian Kimia FMIPA Universitas Syiah Kuala. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf kepercayaan 95%. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor tertinggi untuk warna dan rasa terdapat pada perlakuan A, sedangkan aroma tertinggi terdapat pada perlakuan C, dengan kategori penilaian agak suka. Aktivitas antioksidan tertinggi diperoleh pada perlakuan C dengan nilai IC50 sebesar 4,42 µg/ml yang tergolong sangat potensial. Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis, substitusi serbuk kulit manggis tidak berpengaruh nyata terhadap warna dan rasa, namun berpengaruh nyata terhadap aroma serta aktivitas antioksidan teh hijau. Studi in vivo diperlukan untuk menilai efektivitas antidiabetes teh hijau dengan substitusi serbuk kulit manggis.
Copyrights © 2026