Infeksi Dengue merupakan penyakit akibat virus Dengue yang ditularkan oleh vektor nyamuk Aedes dan dapat menimbulkan demam Dengue (DD) hingga Dengue shock syndrome (DSS). Variasi profil serologi membedakan infeksi primer yang didominasi oleh peningkatan IgM dan infeksi sekunder yang ditandai oleh penurunan IgM dan peningkatan cepat IgG, yang berkaitan dengan perbedaan manifestasi klinis serta tingkat keparahan. Penelitian ini dilakukan di RSD KRMT Wongsonegoro dengan mengambil 160 sampel dengan simple random sampling yang selanjutnya dilakukan analisis data menggunakan uji Chi-Square dan Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan hubungan bermakna antara pemeriksaan serologi anti-Dengue dan derajat keparahan, dengan IgM (+), IgG (+), serta kombinasi IgM (+) IgG (+) masing-masing memiliki nilai p<0,05. Pasien dengan IgM (+) memiliki risiko 4 kali lebih tinggi mengalami severe Dengue, sedangkan IgG (+) meningkatkan risiko hingga 7 kali, dan kombinasi IgM (+) IgG (+) meningkatkan risiko 5 kali. Hasil ini menegaskan bahwa profil serologi dapat berperan sebagai indikator prediktif awal keparahan sehingga mendukung triase dini dan penanganan tepat pada pasien berisiko tinggi.
Copyrights © 2026