Pertanian urban berbasis hidroponik menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan ketahanan pangan masyarakat perkotaan, namun proses pengelolaan pH dan nutrisi yang masih dilakukan secara manual menyebabkan pengawasan sistem menjadi kurang efisien dan berisiko menurunkan kualitas pertumbuhan tanaman. Permasalahan tersebut dialami oleh pengelola kebun hidroponik di Desa Mibo, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, yang masih melakukan monitoring dan pengendalian larutan nutrisi secara konvensional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan sistem kontrol pH dan nutrisi hidroponik berbasis Internet of Things (IoT) untuk membantu proses monitoring dan pengendalian kondisi larutan nutrisi secara otomatis dan real-time. Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan sensor pH, sensor TDS, sensor suhu, flow sensor, pompa otomatis, dan aplikasi monitoring berbasis mobile. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu menjaga kestabilan pH larutan hidroponik dengan tingkat keberhasilan mencapai 83,3% pada rentang ideal pertumbuhan tanaman. Selain itu, sistem notifikasi real-time membantu pengguna memantau kondisi hidroponik dari jarak jauh dan meningkatkan efisiensi pengelolaan sistem. Hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan pengguna mencapai lebih dari 85%, sehingga sistem dinilai mampu mendukung pengembangan pertanian urban berbasis teknologi di Desa Mibo.
Copyrights © 2026