Kemasan memiliki dampak signifikan terhadap bagaimana konsumen mempersepsikan suatu barang dan bagaimana barang tersebut diidentifikasi dan dinilai. Di sektor permen, pelanggan dapat menafsirkan produk yang sama secara berbeda tergantung pada isi dan komponen visual pada kemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendefinisikan kategori pelanggan berdasarkan kriteria persepsi yang terkait dengan kemasan dan menilai persepsi konsumen terhadap produk permen cokelat. Pendekatan pengelompokan K-Prototypes, yang bekerja dengan baik pada data campuran yang mencakup variabel numerik dan kategorikal, digunakan dalam penelitian ini. Persepsi dengan kemasan, persepsi tanpa kemasan, tingkat kepercayaan persepsi, kebiasaan membaca kemasan, dan pengaruh kemasan yang dirasakan termasuk di antara faktor-faktor yang diteliti. Pra-perlakuan data, termasuk pembersihan data, pemilihan fitur, dan normalisasi, dilakukan sebelum pengelompokan. Metode Elbow digunakan untuk menemukan jumlah cluster yang ideal, dan Silhouette Score, Davies-Bouldin Index, dan Calinski-Harabasz Index digunakan untuk menilai hasil pengelompokan. Tiga kategori konsumen yang berbeda diidentifikasi oleh hasil tersebut: Persepsi Tidak Pasti (Pembaca Tanpa Kemasan), Persepsi Benar (Permen), dan Persepsi Salah (Cokelat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan persepsi konsumen terhadap produk sebagian besar dipengaruhi oleh kemasan. Kategorisasi dan identifikasi produk oleh pelanggan terbukti dipengaruhi oleh perbedaan persepsi kemasan, tingkat kepercayaan, dan perilaku membaca kemasan. Temuan ini menunjukkan bahwa kemasan merupakan alat komunikasi yang efisien yang memengaruhi persepsi pelanggan, selain juga berfungsi sebagai komponen pelindung. Berdasarkan karakteristik persepsi konsumen, penelitian ini menawarkan wawasan yang berguna untuk meningkatkan desain kemasan dan menciptakan taktik komunikasi pemasaran yang lebih sukses.
Copyrights © 2026