Peningkatan jumlah kendaraan bermotor di Indonesia secara signifikan telah menjadi penyumbang utama polusi udara di kawasan perkotaan. Untuk menanggulangi hal ini, uji emisi kendaraan menjadi langkah penting guna mengontrol tingkat pencemaran udara. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat uji emisi kendaraan bermotor yang mampu mendeteksi gas buang seperti karbon monoksida (CO), karbon dioksida (CO₂), hidrokarbon (HC), dan nitrogen oksida (NOx). Sistem ini mengintegrasikan sensor berbasis mikrokontroler ESP32 dengan konektivitas Wi-Fi dan Bluetooth, serta memanfaatkan metode fuzzy logic untuk mengevaluasi hasil pengukuran emisi. Proses fuzzifikasi, inferensi, dan defuzzifikasi digunakan untuk menentukan status emisi kendaraan dalam kategori 'Aman', 'Perlu Diperiksa', atau 'Berbahaya'. Hasil pengujian menunjukkan sistem ini bekerja secara real-time dan dapat digunakan secara praktis di lapangan.
Copyrights © 2025