Kesehatan reproduksi merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan remaja yang memerlukan pemahaman yang memadai untuk mencegah berbagai perilaku berisiko. Namun, keterbatasan akses terhadap informasi yang benar dan terpercaya menyebabkan tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi masih relatif rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai kesehatan reproduksi melalui Program Edukasi Terpadu di Kecamatan Wolasi. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, tanya jawab, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup pubertas, kebersihan organ reproduksi, pencegahan infeksi menular seksual, dan perilaku hidup sehat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada seluruh indikator yang diukur. Pemahaman peserta mengenai kesehatan reproduksi meningkat dari 55% menjadi 88%, pengetahuan tentang perubahan fisik dan psikologis masa pubertas meningkat dari 60% menjadi 90%, pemahaman mengenai kebersihan organ reproduksi meningkat dari 58% menjadi 92%, dan pengetahuan tentang pencegahan infeksi menular seksual meningkat dari 45% menjadi 85%. Selain itu, 93% peserta menyatakan bersedia menerapkan perilaku hidup sehat dan 88% bersedia membagikan informasi kesehatan reproduksi kepada teman sebaya. Program edukasi terpadu terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja serta berpotensi menjadi model edukasi berkelanjutan berbasis masyarakat.
Copyrights © 2026