Riset ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak disiplin dan motivasi terhadap kinerja pegawai, dengan budaya organisasi sebagai variabel moderasi, di kantor DPRD Kota Sorong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 56 responden dari pegawai kantor DPRD Kota Sorong. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square (PLS) dan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi 0.014 < 0.05, motivasi juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dengan nilai signifikansi 0.002 < 0.05. Budaya organisasi memoderasi pengaruh disiplin terhadap kinerja dengan nilai signifikansi 0.045 < 0.05, dan memoderasi pengaruh motivasi terhadap kinerja dengan nilai signifikansi 0.014 < 0.05. Oleh karena itu, penting untuk mempertahankan dan meningkatkan disiplin serta motivasi pegawai, dan secara rutin mengevaluasi implementasi budaya organisasi untuk terus meningkatkan kinerja. Selain itu, budaya organisasi yang beragam dan aplikatif juga perlu diperhatikan untuk meningkatkan kinerja pegawai
Copyrights © 2024