Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak Burnout dan Beban Kerja terhadap perilaku Cyberloafing di Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Minahasa Selatan. Sampel penelitian terdiri dari 34 responden yang dipilih dari populasi di Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Minahasa Selatan dengan menggunakan teknik sampling acak berstrata. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan aplikasi Smart PLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik Burnout maupun Beban Kerja memiliki pengaruh positif yang tidak signifikan terhadap perilaku Cyberloafing di Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Minahasa Selatan
Copyrights © 2024