dengan fungsi utama menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat. Penelitian ini menganalisis kinerja keuangan bank BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2019-2023, terutama dampak pandemi COVID-19. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi kinerja keuangan bank BUMN melalui rasio likuiditas, profitabilitas, dan solvabilitas. Bank yang dianalisis meliputi Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BRI, dan Bank BTN. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non-statistik dengan menganalisis data laporan keuangan dari keempat bank tersebut. Rasio yang dihitung meliputi current ratio (CR), quick ratio (QR), net profit margin (NPM), return on assets (ROA), debt to equity ratio (DER), dan debt to asset ratio (DAR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa CR dan QR stabil meskipun terdapat fluktuasi akibat pandemi. Rata-rata CR untuk Bank BNI adalah 120%, Bank Mandiri 130%, Bank BRI 110%, dan Bank BTN 110%. Rata-rata NPM Bank BNI 10%, Bank Mandiri 12%, Bank BRI 15%, dan Bank BTN 8%. Rata-rata ROA Bank BNI 1.2%, Bank Mandiri 1.3%, Bank BRI 1.5%, dan Bank BTN 0.9%. Rata-rata DER Bank BNI 250%, Bank Mandiri 230%, Bank BRI 200%, dan Bank BTN 300%. Rata-rata DAR Bank BNI 80%, Bank Mandiri 70%, Bank BRI 60%, dan Bank BTN 90.
Copyrights © 2024