Biaya transportasi merupakan salah satu komponen utama dalam manajemen logistik yang memengaruhi efisiensi operasional, khususnya pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode transportasi, khususnya metode Least Cost, guna mengoptimalkan biaya logistik pada UMKM Pentol Corah Assegaf Jaya. Dengan total kapasitas pengiriman harian sebesar 6 kwintal ke lima area permintaan, penelitian ini mengidentifikasi cara meminimalkan biaya transportasi menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa total biaya transportasi harian mencapai Rp57.000, dengan total biaya selama enam hari sebesar Rp342.000. Metode Least Cost terbukti efektif dalam mengalokasikan barang ke area dengan prioritas biaya terkecil, sehingga mampu mengoptimalkan anggaran harian sebesar Rp50.000 yang tersedia. Temuan ini memberikan solusi praktis bagi UMKM untuk mengelola biaya logistik secara lebih efisien, meningkatkan efisiensi operasional, dan mendukung keberlanjutan usaha di tengah tantangan ekonomi yang kompetitif.
Copyrights © 2025