Inflasi pangan merupakan tantangan yang memengaruhi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menganalisis pengaruh Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian, Indeks Harga Pangan Dunia, nilai tukar, dan Indeks Harga Konsumen kelompok transportasi terhadap inflasi pangan di Indonesia menggunakan data bulanan Januari 2013–Desember 2023 dengan model Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Hasil menunjukkan semua variabel berpengaruh signifikan, dengan PDB sektor pertanian, indeks harga pangan dunia, dan indeks harga konsumen transportasi berpengaruh positif, sedangkan nilai tukar berpengaruh negatif. Temuan menegaskan pentingnya peningkatan produktivitas pertanian, efisiensi distribusi, serta kebijakan nilai tukar dan transportasi yang stabil untuk menjaga stabilitas harga pangan nasional.
Copyrights © 2025