Penelitian ini mengkaji pengaruh biaya dan pengungkapan CSR terhadap kinerja keuangan perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2021-2023. Penelitian ini menggunakan purposive sampling untuk memilih perusahaan terkait dari populasi 72 perusahaan dengan menggunakan teknik kuantitatif dan data sekunder dari laporan keberlanjutan dan keuangan. Kinerja keuangan dinilai menggunakan return on equity (ROE) dan return on asset (ROA). Berdasarkan hasil penelitian, beban CSR tidak berpengaruh terhadap metrik kinerja keuangan, dan pengungkapan CSR meningkatkan ROA tetapi tidak berpengaruh terhadap ROE. Hal yang membedakan penelitian ini adalah penggunaan dua variabel independen yang saling berhubungan, yaitu pengungkapan CSR dan biaya CSR, serta penerapan Standar GRI 2021 sebagai dasar indeks pengungkapan CSR
Copyrights © 2025