Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Rasio Kecukupan Likuiditas atau Liquidity Coverage Ratio (LCR) terhadap penyaluran kredit perbankan di Indonesia. Hasil estimasi menunjukkan adanya trade-off antara likuiditas dan ekspansi kredit, di mana penurunan LCR cenderung diikuti oleh peningkatan volume kredit. Pengaruh negatif LCR paling signifikan ditemukan pada bank KBMI 2 dan KBMI 4. Pada KBMI 2, strategi likuiditas konservatif dan dominasi simpanan berjangka mendorong alokasi dana ke aset likuid dibandingkan kredit. Sementara pada KBMI 4, tingginya proporsi dana murah jangka pendek menciptakan tekanan untuk mempertahankan cadangan likuiditas yang besar, yang pada akhirnya menahan laju penyaluran kredit. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi perumusan kebijakan yang menyeimbangkan antara kepatuhan likuiditas dan dukungan terhadap fungsi intermediasi bank.
Copyrights © 2025