Pelayanan publik di tingkat desa sangat bergantung pada penerapan prinsip good governance, namun sering menghadapi kendala seperti kompetensi aparatur terbatas, partisipasi masyarakat rendah, dan fasilitas kerja yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran perangkat desa dalam menerapkan good governance, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta strategi peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan perangkat Desa Babakan Peuteuy telah menerapkan akuntabilitas melalui pelaporan dan pengelolaan sumber daya publik, transparansi melalui informasi yang terbuka, partisipasi melalui forum musyawarah, serta supremasi hukum melalui kepatuhan terhadap prosedur. Perangkat desa berfungsi sebagai pelayan masyarakat, penghubung dengan pemerintah di atasnya, dan agen pembaharuan. Upaya perbaikan dilakukan melalui pelatihan aparatur, pemanfaatan teknologi, dan strategi komunikasi yang humanis. Temuan ini menjadi dasar penguatan tata kelola desa yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pelayanan publik
Copyrights © 2025