Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, variabel melibatkan Konflik Kerja (X1), Beban Kerja (X2), dan EmployeeEngagement (X3) secara bersama-sama memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Hal tersebut dapat dilihat dari F hitung sebesar 18, 601 yang lebih besar dari f tabel, dan nilai signifikansinya (sig = 0,000) lebih kecil dari taraf signifikan (0,05). Yang berarti, H1 diterima. ketika dianalisis secara individu, Variabel Konflik Kerja (X1) menunjukkan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karywan (Y), dengan nilai t hitung 2,202 < t tabel 2,037 dan tingkat signifikansi 0,036 < 0,05, yang berarti hipotesis H2 diterima. Sebaliknya, Beban Kerja (X2) memiliki pengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan, dengan nilai t hitung 3.331 > t tabel 2,037 dan tingkat signifikansi 0,002 < 0,05, sehingga hipotesis H3 diterima. Sementara itu, Employee Engagement (X3) juga menunjukkan berpengaruh Tidak signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y), dengan nilai t hitung 0.479 < t tabel 2,037 dan tingkat signifikansi 0,635 < 0,05, yang berarti H4 di Tolak. Secara keseluruhan penelitian ini menyimpulkan bahwa Variabel Konflik Kerja. Beban Kerja. Berpengaruh dan Signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Sedangkan Employee Engagement berpengaruh tidak signifikan Terhadap Kinerja Karyawan.
Copyrights © 2026