Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan aset tetap mesin pada PT. PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Airmadidi berdasarkan PSAK 16. Aset tetap berperan penting dalam mendukung operasional perusahaan, sehingga penyajian yang sesuai standar akuntansi menjadi krusial. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui analisis laporan keuangan, dokumen pendukung, dan wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengakuan aset tetap mesin telah sesuai dengan PSAK 16, pengukuran dilakukan dengan biaya perolehan dan penyusutan metode garis lurus, serta penyajian pada laporan keuangan disajikan secara wajar. Namun, dalam penyajian dan pengungkapan masih terdapat kekurangan pada rincian umur manfaat dan nilai residu. Secara keseluruhan, implementasi PSAK 16 pada aset tetap mesin di PT. PLN (Persero) ULP Airmadidi sudah baik, meskipun masih memerlukan perbaikan pada aspek transparansi.
Copyrights © 2026