Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Social Media Marketing, FOMO, dan Brand Ambassador terhadap pembelian impulsif produk Skintific di kalangan generasi muda secara simultan dan parsial. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Stimulus–Organism–Response (S–O–R) Model yang menjelaskan mengenai persuasi yang terbentuk untuk mengubah perilaku individu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kuantitatif menggunakan penyebaran survei kepada 160 responden. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa terdapat pengaruh antara Social Media Marketing terhadap pembelian impulsif produk Skintific di kalangan generasi muda dengan nilai sig. <0.001 < 0.05. Temuan juga memperlihatkan bahwa terdapat pengaruh antara FOMO terhadap pembelian impulsif produk Skintific di kalangan generasi muda dengan nilai sig. <0.001 < 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara Brand Ambassador terhadap pembelian impulsif produk Skintific di kalangan generasi muda dengan nilai sig. <0.001 < 0.05. Secara simultan, Social Media Marketing, FOMO, dan Brand Ambassador dapat mempengaruhi pembelian impulsif produk Skintific di kalangan generasi muda dengan nilai sig. 0.001 < 0.05 dengan besar persentase 65.5%.
Copyrights © 2026