Riset ini untuk menganalisis dampak overconfidence, literasi keuangan, dan risk tolerance terhadap keputusan berinvestasi Gen Z di DKI Jakarta. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei, data dikumpulkan menggunakan kuesioner Google Form yang disebarkan kepada Generasi Z yang berdomisili di DKI Jakarta, khususnya Jakarta Barat berdasarkan hasil pra-survei. Temuan awal menunjukkan bahwa 67,6% responden Gen Z pernah atau hampir terlibat investasi. mencerminkan tingginya tingkat kerentanan terhadap investasi ilegal meskipun informasi finansial mudah diakses. Penelitian ini memiliki nilai orisinal karena secara simultan menganalisis tiga variabel perilaku keuangan, sebuah topik yang masih jarang diteliti. Hasil penelitian diharapkan memberikan kontribusi dalam memahami perilaku investasi generasi muda serta menjadi dasar bagi regulator, lembaga pendidikan, dan industri keuangan dalam membuat strategi edukasi dan pencegahan investasi ilegal yang lebih efektif
Copyrights © 2026