Penyerapan anggaran merupakan indikator penting dalam menilai kinerja pengelolaan keuangan daerah karena mencerminkan kemampuan instansi pemerintah dalam merealisasikan anggaran yang telah direncanakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris pengaruh perencanaan anggaran, pelaksanaan anggaran, serta pemahaman terhadap sistem dan prosedur pengelolaan keuangan terhadap tingkat penyerapan anggaran pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah responden sebanyak 45 orang. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai yang secara langsung terlibat dalam pengelolaan keuangan daerah. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan perangkat lunak Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) dengan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan anggaran tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan anggaran. Sebaliknya, pelaksanaan anggaran memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan anggaran. Sementara itu, pemahaman terhadap sistem dan prosedur pengelolaan keuangan tidak berpengaruh terhadap penyerapan anggaran di BPKAD Kota Padang
Copyrights © 2026