Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji imbas dari faktor eksternal dan internal, seperti situasi pandemi dan karakteristik perusahaan, terhadap kebijakan penyimpanan kas perusahaan. Latar belakang penelitian didasari oleh ketidakpastian ekonomi selama pandemi yang mengharuskan perusahaan kesehatan mengelola likuiditasya secara ketat, serta peran ukuran perusahaan dan kemampuan menghasilkan laba dalam menentukan cadangan kas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder laporan keuangan periode 2019-2023 yang terdaftar dalam BEI (Bursa Efek Indonesia). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel Covid-19 dan Ukuran Perusahaan berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap cash holding, dibuktikan dengan nilai signifikansi masing-masing variabel di atas 0,05. Sedangkan variabel ROA berpengaruh positif dan signifikan. Nilai F hitung sebesar 5,984 dengan signifikansi 0,000 juga menunjukkan bahwa model regresi yang digunakan layak secara simultan. Nilai R Square sebesar 0,627 menandakan bahwa 62,7% variasi cash holding dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Dengan demikian, profitabilitas terbukti menjadi faktor utama yang mendorong akumulasi kas pada perusahaan sektor kesehatan di masa pandemi.
Copyrights © 2026