Dalam penelitian ini, pendekatan rasio keuangan digunakan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Bank Syariah Indonesia Tbk selama periode 2021–2024. Analisis deskriptif kuantitatif digunakan dengan data sekunder dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Semua rasio yang dievaluasi termasuk profitabilitas (Return on Assets and Return on Equity), likuiditas (Rasio Pembiayaan untuk Deposit), solvabilitas (Rasio Kesesuaian Kapital), dan efisiensi (Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional). Menurut hasil, rasio profitabilitas akan meningkat hingga tahun 2023, menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan lebih banyak uang. Tren peningkatan rasio likuiditas menunjukkan bahwa fungsi intermediasi bank adalah yang terbaik, meskipun tetap perlu dipantau untuk menjaga stabilitas likuiditas. Dengan rasio solvabilitas di atas 20%, perusahaan memiliki tingkat permodalan yang kuat, sementara rasio efisiensi yang lebih rendah menunjukkan bahwa operasi bisnis lebih efisien. Setelah merger, PT Bank Syariah Indonesia Tbk menunjukkan kinerja keuangan yang baik, stabil, dan konsisten.
Copyrights © 2026