Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, laju pertumbuhan penduduk, industri besar dan menengah, serta rumah tangga dengan akses sanitasi layak terhadap indeks kualitas air di Pulau Jawa menggunakan data panel tahun 2013–2023. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan software EViews melalui pemilihan model terbaik menggunakan uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan penduduk berpengaruh negatif terhadap Indeks Kualitas Air, sedangkan rumah tangga dengan akses sanitasi layak berpengaruh positif terhadap Indeks Kualitas Air. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap Indeks Kualitas Air. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang mampu menjaga keseimbangan antara pembangunan, pertumbuhan penduduk, dan kualitas lingkungan guna meningkatkan kualitas air di Indonesia
Copyrights © 2026