Seiring dengan kian selektifnya konsumen dalam memilih barang yang dibeli, pasar fast moving consumer goods (FMCG) di Indonesia menjadi kian kompetitif. PT Sasa Inti sebagai salah satu perusahaan FMCG nasional menghadapi tantangan dalam mempertahankan dan meningkatkan citra merek melalui pelaksanaan strategi pemasaran yang efektif. Permasalahan penelitian ini berkaitan dengan belum optimalnya pelaksanaan promosi, penataan produk yang belum selalu strategis, serta ketersediaan produk yang belum sepenuhnya konsisten pada pasar modern di Kota Bandung. Studi ini bertujuan untuk menguji secara individual dan kolektif dari ketersediaan produk, penataan produk, dan promosi yang memengaruhi citra merek PT Sasa Inti di Kota Bandung. Studi ini mempergunakan desain penelitian eksploratif dan metodologi kuantitatif. Pengambilan sampel bertujuan (purposive sampling) dipakai untuk memilih 134 informan dari populasi penelitian, mencakup mitra dan pelanggan PT Sasa Inti di pasar kontemporer Kota Bandung. Pengamatan, studi dokumentasi, dan penyebaran kuesioner dengan skala Likert dipakai sebagai metode pengumpulan data. Uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji t, dan uji F semuanya digunakan dalam analisis deskriptif dan verifikasi data. Menurut temuan penelitian, citra merek terpengaruh secara positif dan bermakna oleh promosi, penataan produk, dan ketersediaan produk, baik secara individual maupun kolektif. Pembahasan memperlihatkan bila promosi yang menarik, penataan produk yang baik, serta ketersediaan produk yang konsisten bisa memaksimalkan persepsi positif konsumen terhadap merek Sasa. Kesimpulan studi mendapati bila peningkatan kualitas pelaksanaan strategi pemasaran ritel dapat memperkuat citra merek PT Sasa Inti. Disarankan agar perusahaan meningkatkan intensitas promosi, mengoptimalkan penataan produk, serta menjaga ketersediaan produk secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026