Pembangkit listrik tenaga air head rendah semakin dipromosikan sebagai energi terbarukan dengan jejak lingkungan relatif lebih kecil, namun lintasan ikan melalui turbin tetap dapat memicu mekanisme cedera seperti tumbukan/strikepada komponen turbin, paparan shear–turbulensi yang tinggi, dan perubahan tekanan yang cepat, serta efek subletal yang berpotensi mengubah perilaku dan keberhasilan migrasi. Untuk mendukung evaluasi fish-friendly pada tahap perancangan, penelitian ini mengusulkan kerangka penilaian terpadu untuk Turbin Sekrup Archimedes (Archimedes Screw Turbine/AST) berbasis metrik medan aliran hasil computational fluid dynamics (CFD) dan indikator risiko cedera yang diturunkan dari mekanisme turbine passage yang dikenal. Metrik hidrodinamika utama meliputi gradien kecepatan, proksi laju geser/strain-rate, energi kinetik turbulen, vortisitas, serta laju perubahan tekanan sepanjang lintasan representatif ikan. Indikator risiko diformulasikan sebagai ukuran probabilistik atau berbasis paparan untuk: (i) peluang strike/impak, (ii) paparan shear–turbulensi yang melampaui kriteria keselamatan yang lazim digunakan, dan (iii) potensi dekompresi cepat. Studi kasus AST head rendah yang hipotetis namun realistis disimulasikan pada kondisi operasi tipikal untuk menghasilkan peta spasial “zona panas” risiko yang umumnya terkonsentrasi di bibir masuk (inlet), kedekatan permukaan sekrup berputar, serta transisi keluar (outlet). Kerangka ini memungkinkan analisis trade-off yang transparan antara kinerja hidraulik dan sasaran keselamatan ikan sekaligus memberikan rekomendasi desain—antara lain pembatasan putaran, perbaikan transisi inlet–outlet, dan pemilihan operating envelope yang meminimalkan zona gradien tinggi. Hasil menegaskan bahwa klaim fish-friendly semestinya didukung evaluasi mortalitas dan risiko subletal menggunakan indikator hidraulik yang terukur.
Copyrights © 2026