Electrical Discharge Machining (EDM) merupakan salah satu metode pemesinan modern yang digunakan untuk membentuk material konduktif melalui pelepasan arus listrik dalam bentuk percikan. Dalam proses ini, jenis elektroda yang digunakan memegang peran penting terhadap efisiensi dan hasil akhir pemesinan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas tiga jenis elektroda, yaitu tembaga, kuningan, dan grafit, dalam memengaruhi laju pengikisan material (Material Removal Rate/MRR) serta tingkat keausan elektroda (Tool Wear Rate/TWR). Eksperimen dilakukan dengan menggunakan parameter pemesinan yang diseragamkan untuk masing-masing elektroda, sehingga perbandingan dapat dilakukan secara adil. Material benda kerja yang digunakan adalah baja karbon, yang umum diproses menggunakan metode EDM. Setelah proses pemesinan, hasil diuji dan dianalisis berdasarkan nilai MRR dan TWR yang diperoleh, serta diamati pula kondisi permukaan akhir secara visual. Dari hasil pengujian, elektroda grafit menunjukkan kemampuan pengikisan material yang paling tinggi, meskipun disertai dengan keausan elektroda yang cukup signifikan. Elektroda tembaga tampil sebagai pilihan yang seimbang, memberikan MRR dan TWR yang stabil. Sementara itu, kuningan memiliki keausan paling rendah, namun laju pengikisan material yang dihasilkan juga relatif kecil. Temuan ini menunjukkan bahwa tidak ada satu jenis elektroda yang unggul dalam semua aspek, dan pemilihan elektroda ideal sangat bergantung pada tujuan utama pemesinan yang diinginkan.
Copyrights © 2026