Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi beban dan kondisi jalan terhadap efisiensi konsumsi daya baterai pada prototipe mobil listrik Bharata. Mobil listrik ini menggunakan motor BLDC 2 kW dengan baterai lithium-ion 48V/45Ah yang dikembangkan oleh Tim Kyra Universitas Muhammadiyah Jember. Pengujian dilakukan secara eksperimental dengan metode kuantitatif pada kecepatan konstan 60 km/jam sejauh 100 meter. Variabel yang diuji meliputi dua variasi beban pengemudi (54 kg dan 62 kg) serta tiga jenis permukaan jalan (aspal, paving, dan kerikil). Parameter yang diukur adalah konsumsi daya listrik yang ditarik dari baterai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi beban ringan (54 kg) pada jalan aspal menghasilkan konsumsi daya paling efisien sebesar 717,92 Watt, sedangkan konsumsi daya tertinggi terjadi pada kombinasi beban berat (62 kg) di jalan kerikil sebesar 854,57 Watt. Peningkatan beban dari 54 kg menjadi 62 kg menyebabkan kenaikan konsumsi daya pada semua jenis jalan, dengan pengaruh paling kecil di jalan aspal (0,32 W) dan paling besar di jalan kerikil (33,57 W). Permukaan jalan yang lebih kasar seperti kerikil menghasilkan hambatan gulir lebih besar sehingga membutuhkan torsi motor lebih tinggi yang berdampak pada peningkatan konsumsi daya. Dengan adanya studi ini diharapkan dapat berkontribusi signifikan dalam pengembangan strategi operasional mobil listrik Bharata untuk mencapai efisiensi energi optimal, khususnya dalam menghadapi kompetisi Kontes Mobil Listrik Indonesia (KMLI) serta mendukung program kendaraan listrik nasional.
Copyrights © 2026