Jumlah populasi lanjut usia di Indonesia terus meningkat dan memerlukan perhatian khusus, terutama dalam aspek sosial. Lansia yang lebih sering menghabiskan waktu sendirian cenderung mengalami kesepian dan berbagai permasalahan sosial. Pemanfaatan teknologi informasi dapat memberikan dampak positif terhadap dukungan dan interaksi sosial serta mengurangi isolasi sosial. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan aplikasi berbasis Android bernama Teman Lansia yang dirancang sebagai penyedia layanan pendamping aktivitas bagi lansia melalui interaksi dengan agen social assistant. Pengembangan aplikasi menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) model waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan dokumentasi. Proses pengembangan memanfaatkan perangkat lunak Windows 11, XAMPP, Laravel, Flutter, Visual Studio Code, dan Figma. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi berjalan sesuai dengan rancangan. Aplikasi Teman Lansia diharapkan dapat meningkatkan kualitas kehidupan sosial lansia dengan memperluas kesempatan untuk berinteraksi dan bersosialisasi.
Copyrights © 2026