Aplikasi pemetaan digital seperti Google Maps telah menjadi bagian penting dari layanan transportasi daring. Namun, pengguna sering kali menemukan perbedaan antara titik lokasi yang ditampilkan dan kondisi lapangan yang sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pengguna terhadap kualitas data di Google Maps, khususnya terkait ketidakakuratan titik lokasi dalam layanan transportasi daring. Metode survei kuantitatif digunakan dengan menyebarkan kuesioner daring kepada 33 responden yang secara aktif menggunakan Google Maps dan aplikasi transportasi online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 81,8% responden menilai Google Maps secara umum akurat, namun 69,7% responden pernah mengalami ketidakakuratan titik lokasi, dan 51,5% di antaranya perlu melakukan penyesuaian titik penjemputan secara manual. Data lokasi yang tidak akurat juga memengaruhi efisiensi perjalanan, menyebabkan keterlambatan, serta menurunkan tingkat kepercayaan pengguna. Meskipun demikian, 87,9% responden tetap menunjukkan loyalitas terhadap Google Maps karena kegunaan dan kemudahan penggunaannya. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan akurasi lokasi penting untuk meningkatkan kepuasan dan kepercayaan pengguna terhadap layanan pemetaan digital.
Copyrights © 2026