Pertumbuhan perbankan syariah di Indonesia meningkatkan kebutuhan pengelolaan risiko likuiditas akibat ketidaksesuaian jatuh tempo antara sumber dana dan pembiayaan (maturity mismatch). Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan strategi maturity matching dalam mitigasi risiko likuiditas pada perbankan syariah serta peran Asset Liability Management (ALMA) dalam mendukung efektivitasnya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui analisis berbagai jurnal, buku, dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi maturity matching mampu mengurangi kesenjangan jatuh tempo aset dan liabilitas sehingga mendukung stabilitas likuiditas bank syariah. Efektivitas strategi ini diperkuat oleh penerapan ALMA melalui pengelolaan arus kas, pemantauan struktur aset dan liabilitas, serta pengendalian risiko secara berkelanjutan. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa dominasi dana jangka pendek, kondisi makroekonomi, dan trade-off antara likuiditas dan profitabilitas. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan dynamic mismatch untuk menjaga keseimbangan antara stabilitas likuiditas dan optimalisasi keuntungan.
Copyrights © 2026